Nirvana

Tahun-tahun SD adalah masa pembelajaran gue bermain musik. Tahun-tahun SMA adalah masa-masa penyaluran emosional gue lewat musik. Pada tahun-tahun kuliahan, gue mulai membuka mata, telinga dan hati lebih lebar, untuk menikmati musik sebagai seorang pemain, pendengar dan pengkritisi amatir. Dan sekarang, gue cuman jadi sekadar pendengar, pengkritisi amatir, walau keinginan maen band masih terus memanggil-manggil dari hati.

Dari masa itu banyak mengalami perjalanan musik yang berganti-ganti, dan salah satunya adalah masa dimana tergila-gila dengan Nirvana, ini band adalah sebuah fenomena ajaib yang pernah terjadi, dunia begitu takjub setelah album Nevermind meledak gila-gilaan, dengan modal Fender jaguar, mastermind Nirvana kurt Cobain menghancurkan genre musik glam rock seperti Bon Jovi, Skid Row.

Temen gue Dory yang ngenalin Nirvana ke gue, sampe kita pernah nekat berusaha maen semirip mungkin seperti Nirvana, sebenarnya waktu itu gue gak begitu suka-suka banget ama Nirvana, gue jadi suka malah ketika Cobain mendekati ajalnya, seperti album “In Utero” dan “Mtv Unplugged”, kayaknya dia sadar hidup gak akan lama lagi, jeritan, lirik, ekspresi yang suram ada di 2 album itu.

Ada satu lagu yang begitu suram yang sampe sekarang masih terngiang-ngiang, lagu itu berasal dari album unplugged “My Girl” vokal dia di Reff lagu itu bener-bener Dahsyat, dan kayaknya itu adalah jeritan terakhir yang gak akan pernah terdengar lagi sampe kapapun………

My girl, my girl
Don’t lie to me
Tell me where did you sleep last night

In the pines, in the pines
Where the sun don’t ever shine
I would shiver the whole night through

                                      51p7-nfmxcl__aa240_.jpg
 


 

Satu Tanggapan to “Nirvana”

  1. wih…. nirvana !!
    gw juga sangat menyukai nirvana, sama sih…seorang temen juga yang memperkenalkan nya…..

    gw dan beberapa temen juga sempet me-nirvana-kan band kami,…. tapi apa daya,…..beberapa orang merasa bosan dan jenuh, (penyebab utama adalah tidaka ada sarana dan prasarana untuk menunjukan ke-nirvana-an kami….)

    yang membuat gw suka dengan nirvana adalah musik yang mempunyai emosi, yang seakan-akan ngebuat gw merasa sebagai pelaku itu sendiri…..

    ya pokoke NIRVANA never die

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: