Musik Indonesia Diambang Nadir 1

Lagi-lagi berita gak menyenangkan di kuping setelah melihat data tahun 2007 kemarin, rekaman di Indonesia yang beredar 96% adalah BAJAKAN…….!!!!!! sementara yang legal cuma 4% itupun diperebutkan genre pop, dangdut, rock, keroncong, campur setan eh campur sari, dll bener-bener parah…………!!!

emang sih pembajaknya, yg beli bajakan gak bisa 100% disalahin, yang patut DISAYANGKAN adalah kemauan pemerintah untuk menindak lanjuti masalah pembajakan, lha iya ngurus Lapindo, BLBI aja gak becus apalagi masalah bajak-membajak, apa harus diperingatin ama Bob Geldof kayak tahun 1987, trus gimana nasib rockstar-rockstar yang tertunda kayak gue inišŸ˜¦ gimana mo rekaman wong Label Mayor aja pada kembang-kempis gini.

Paling ngandelin RBT tapi masak kita bisa dengerin lagu dengan puas cumaĀ di ringtone, gimana bisa puas wong kadang filenya masih lebih baik mp3 daripada RBT, pusing deh….

PSĀ  : Kaset baruĀ harga 25 ribu, beras 1 liter 6 ribu, kaset bajakan 5 ribu, kaset bekas 7-10 ribu, silahkan pikir sediri solusinya gimana……..

Dengerin “Killing Me Softly” Roberta Flack, gue kenal Roberta Flack jaman smp waktu dia nyanyi lagu “Set the Night to Music”

3 Tanggapan to “Musik Indonesia Diambang Nadir 1”

  1. Gatot Widayanto Says:

    Nice blog!

    Mungkin memang sudah saatnya tidak lagi menggantungkan pada penjualan kaset / CD bagi pemusik kita. Contoh paling radikal adalah Radiohead yang album terakhirnya “In Rainbows” pertama kali rilis adalah GRATISan di internet situs mereka. Pelanggan boleh pilih down-load an tersebut mau dihargai berapa, bahkan GRATIS (tanpa bayar) pun boleh.
    Beberapa bulan kemudian baru CD resminya keluar setelah downloadan gratis dijalankan …

    Salam,
    G

  2. thanks mas gatot, saya selalu mengikuti blog mas gatot, sama-sama suka progresif……

    NB : mas Gatot ini adalah MC sewaktu Hellowen maen di Jakarta kemarin, pengasuh ajang progresif di salah satu radio di JAkarta.

  3. yah itu mirisnya… dan dengan itu… industri musik jelas akan bergeser dan industri di Indonesia juga harus siap.

    Lebih banyak lagi rekaman malah akan dibagikan secara gratis seperti yang ditulis mas Gatot. Pemusik pun akan berganti fokus ke touring2 dan pagelaran live. U2 dan Madonna saja sudah bersiap berpindah dengan meneken kontrak dengan salah satu promotor…

    sepertinya kita akan melihat industri musik yang berbeda sekali dalam 15 tahun kedepan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: