80-an part 2

Nglanjutin artikel kemarin, selain bioskop ama tempat makan, masih banyak yg legend di solo, salah satunya adalah Stadion manahan, dulu Stadion Manahan belum seperti sekarang, masih lapangan terbuka dan disepanjang lingkaran lapangan dibuat trek balap kuda, thn 80-an masih sering dipake buat balapan kuda, klo sore banyak dipake buat maen bola dari tingkatan klub, anak kecil, dewasa pokoknya komplit.

Stadion Manahan sendiri diresmikan oleh presiden Suharto thn 98, sebelum kerusuhan mei itu, klo lapangan manahan sendiri udah ada sejak masih penjajahan belanda, sekarang dipake pertandingan nasional maupun internasional.

Satu lagi adalah Jalan Adisucipto, membentang dari bandara Udara Adisumarmo sampe bundaran manahan, dulu sekitar akhir thn 80-an di depan lapangan manahan, jalan itu sering dibuat balapan gokart, slalom test, launching merk sepeda motor baru, pokoknya asik bgt dulu gue sering nonton masalahnya rumah gue deket jalan itu, banyak pembalap2 nasional wara-wiri seperti Beng Siswanto, Tony Sudarsono, Roy Haryanto dulu nama2 itu beken bgt, sekarang jalan Adisucipto udah gak boleh dipake buat event semenjak dijadiin jalan protokol…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: